Posted by: Intan Kartika | November 9, 2009

Silly Questions part II (re-post)

Q: kucing atau anjing?
A: Anjing. g ga begitu suka kucing. they’re annoying. tapi binatang favorit g tetap ikan. hahaha. sayang cuma ada dua pilihan, kalau pertanyaannya kucing, anjing, atau ikan, g akan pilih ikan.

Q: ada ga film yang lo tonton berkali2?
A: ada dong. semua film yang g suka g tonton berkali-kali. tapi yang rekor banget dan g tonton lebih dari sepuluh kali sampe g apal setiap adegan dan dialog adalah… jreng3, lord of the ring trilogy. iya, tiga2nya.

Q: kalo buku yang lo baca berkali-kali?
A: what can i say? g baca ulang hampir semua buku yang g punya. tapi yang dominan banget… duh, g lupa, kayaknya semua hampir sama, g ulang 3 atau 4 kali lah rata2.

Q: when is the first time you made out with someone?
A: ever heard the terms ‘mind your own bussiness?’

Q: kata2 paling gombal yang pernah diucapin orang ke lo?
A: ‘lo cantik banget deh sampe g ga bisa napas’. karena g tau itu boong. soalnya, well, tu orang yang ngomong ga mati (harusnya dy mati kan kalo emang beneran ga bisa napas?) dan pas g balik ke rumah, ade g yang paling kecil komentar ‘tampang ka intan aneh banget, dekil’. what an irony…

Q: termasuk cewek penggemar bunga dan kartu? atau cokelat dan kartu?
A: i know it sounds stupid, tapi g penggemar bunga. dan g akan lebih seneng dikasih bunga dibanding cokelat. well, g ga nolak cokelat juga sih, secara g doyan makan, tapi bunga akan membuat g lebih tersanjung. gimana kalo bunga, cokelat sama kartu? maruk ya? hahaha.

Q: bunga favorit lo apa?
A: yang pasti bukan mawar merah.

Q: terus apa?
A: diberitahukan pada penanya pertama yang berjanji dengan sepenuh hati akan langsung ngasih g bunga itu. hehe.

Q: what is your favorite city in indonesia, besides jakarta?
A: yogya. for no reasons.

Q: aktor cowok indonesia yang paliing lo suka?
A: ……………………. (lagi mikir). ng, next question, please?

Q: band indo yang menurut lo ga banget?
A: buat para penggemarnya yang baca blog g, so sorry…g emang ga suka banget sama peterpan. karena vokalisnya kali y??

Q: dengan menyampingkan perasaan ya, lo akan milih cowok ganteng tapi bego atau cowok jelek tapi pinter?
A: jelek tapi pinter. dia kan bisa ngakalin penampilannya supaya jadi lebih cakep. hehehe. kan pinter. after all, gimana caranya cowok bego bisa ngerebut hati g kan? brain worth more than a million times than face.

Q: font apa yang jadi favorit lo buat ngetik?
A: gue suka yang kecil dan rada2 antik gtu. kayak garamond. sekarang g lagi suka sama amerigo BT

Q: what is your favorite shape on earth?
A: pentacle.

Q: boneka lo yang pertama, bentuknya apa? dan lo kasih nama apa?
A: barbie. namanya Kira. tapi kalo yang binatang2an… gue lupa. kayaknya si dinosaurus biru d, g kasi nama Rita. eh, g punya boneka anak kecil lagi duduk gitu, namanya Titik. dulu lucu, sekarang masih ada dan tampangnya sangat2 menyeramkan. lo ga akan mau beduaan sama dia gelap2an di satu ruangan. hehe. sampe sekarang ga dibuang tuh, warisan dari jaman nenek g. sayang aja ngebuangnya.

Posted by: Intan Kartika | November 9, 2009

Emancipation (re-post)

This morning, while I
was sipping my coffee and cheese muffin, a question popped out my head. Not at
the right time, actually, because I was supposed to think about the definition
of war crimes for my thesis, but… yaah… what will you do when another thing
distract you and there’s nothing you can do to resist it? =p

Lets talk about this…
how do you define the emancipation of women?

Is it just nowadays
women can do work in the same position of men? Or do you think is okay if right
now the head of a family is a woman?

Honestly, at first I
thought the definition is that simple, but when I think about it again, I feel
there is something wrong with that.

Just imagine what
condition women had a long time ago. They have no right to choose, they’re just
force to BE what they’re supposed toBE, DO what they’re supposed to DO. And
sadly, there’s nothing they can do about it. Some are quite content to live in
the security their family had given to them, or some just held the bitterness
for cannot tell what they actually thought.

Euh, if I was living in
times like that, I will re-define the meaning of happiness by myself. I mean,
there are no happiness at all in the world of women, how they can strive for
their own happiness (like desiderata says) when they do not even have chances
to do that?

-oh, God, this pastry
is so good-

So, when I think about
this, my friends tell me something that Hillary Clinton said, that the
definition of emancipation is not that simple, it is not just the equality
between men and women at work or anything. It is the chances that modern women
now have. To be able to choose.

Either they decide to
work as a carrier women, or to stay at home, mind their own families, or to be
alone for all of their life. That is the real emancipation.

What I was wondering
right now, did all of women knows that? Because right now, I’m afraid, they
become the victim of emancipation itself. When they force to do something they
did not intend, and they did that just because their society is forced them to
do so?

I mean, it’s okay, if
women only want to stay at home, learning how to cook, or how to sew, and
prepared themself to get married. –though, it is so not me-.

They have right to not
going into college if they’re aren’t willing to do that. Got my point?

Good.

Because, now, I have to
go back to what I’m doing earlier. =]

Posted by: Intan Kartika | November 9, 2009

Who knows you better than your own family? (re-post)

Untuk orang yang badannya sekecil g, orang-orang pasti akan heran kalau g cerita g punya 4 orang adik. Hehe. Dan kali ini g pengen cerita tentang mereka. Ga penting juga sebenarnya, its just… akhir2 ini g semakin sering menghabiskan waktu sama mereka (ketauan banget ga ada kerjaannya), dan g menyadari kalau ada keunikan tersendiri dari adik2 g yang kadang bikin g sampe geleng2 kepala.
Dan g akan senang kalau kalian yang kenal sama adik2 g, ga ngasih tau postingan g ini ke mereka. G ga pengen adik2 g tau g menulis tentang mereka di blog g, karena nantinya g akan diledekin abis2an sama mereka. Males banget kan. Sebagai anak pertama, g harus jaim dan yah, lebih baik kalau mereka ga tau lah. =]
Adik pertama g namanya Elisa. Dari sudut pandang g, g selalu menganggap dia tipe cewek populer di sekolah, berbeda sama g yang mungkin cuma populer di kalangan guru2 aja waktu sekolah. Haha. Cantik, supel, punya selera fashion dan style yang keren, dan kadang2 bikin g sedikit ngiri karena dia bisa jadi dirinya sendiri tanpa peduli omongan siapapun apalagi papa sama mama. Mungkin itu enaknya jadi anak kedua, ga perlu selalu menunjukkan sisi baik lo ke siapapun. She’s just having too much fun being herself. Yang jelek dari dia, mungkin sifat keras kepalanya. Wait, g dan adik2 g semua keras kepala, tapi dalam kasus el2, dia suka gamau ngelakuin sesuatu yang udah jadi kewajiban dia kalo emang dia lagi ga mood untuk ngelakuin itu. Ga peduli sesuatu itu udah mepet waktunya atau belum. Ngeselin kadang2. ditambah lagi, dia suka ngeyel gamau makan atau make sesuatu yang menurut dia ga keren. Ga banget kan. Sorry to say, tapi kadang2 sense of stylenya terlalu maksa. Hal lain yang bikin g iri dari el2, dia gampang banget deket sama orang yang baru dia kenal, anaknya kocak, suka ngeluarin joke2 konyol dan bikin g ketawa histeris waktu dengernya. Terus, dia dewasa, jalan pikirannya jauh lebih dewasa dibanding g. padahal g kakaknya. Huh. Oya, ada satu cerita tentang g sma el2 waktu masih smp. G kelas 3 dan dia kelas 1. waktu itu, g naksir anak kelas 2, inisialnya R. nah, saat g sama temen2 g sibuk ngegosipin betapa lucunya si R ini, tiba2 besokkannya, jreng jreng jreng… el2 cerita kalau dia jadian sama R. kebayang ga sih betapa bt-nya g? kejadian yang hampir sama kejadian waktu g SMA kelas 2 dan dia SMP kelas 3. el2 naksir pemain futsal yang inisialnya S, sementara g naksir adiknya (ga, adiknya ga lebih muda, adiknya seumuran sma g kok). Terus temen g tau2 bilang ke g kalo S naksir g. dan tidak seperti dia, g ga jadian sama si S ini. Bukan karena g menghargai perasaan el2, tapi emang karena g ga suka sama S. hehe.
Adik kedua g cowok, namanya Tofan. Kadang2 g merasa sifat2nya tofan mirip sama g. apalagi masalah liciknya. Haha. Yang beda, paling2 tofan lebih bisa adaptasi sama lingkungan baru dibandingkan g. mungkin karena dia cowok kali ya. Hm, walopun g kakaknya, g harus mengakui kalo ade g ini ganteng. Serius. Tau ga, g memang ga pernah masang standar fisik cowok g harus kayak apa, tapi g akan seneng banget kalo dia bisa nyaingin tampang tofan. =] (penasaran ya kayak apa dia? Well, sumtimes dy mirip chris carabba-nya dashboard confessional). Secara general, tofan suka banget bcanda kalo lagi dirumah. Konyol banget dan kadang2 suka jaim yang menjijikkan gtu. Dy punya sekumpulan temen2 deket yang konyolnya sama aja kayak dia. Hobinya berantem sama vivi dan guntur, terus, walopun dia pasti mikir ga ada yang tau, g suka ngeliat dia diem kayak lagi mikirin sesuatu yang dalem banget. Atau dia cuma pura2 supaya orang lain berpikir dia lagi merenungkan sesuatu yang dalem ya? Ga tau deh, pokoknya misteriusnya tofan emang mirip sama g. dan karena postur tubuhnya lebih tinggi dari g, (semua ade g lebih tinggi dari g –kecuali guntur, tapi g pikir guntur juga akan menyusul suatu saat nanti), tofan sering disangka cowok g kalo lagi jalan bedua.
Next, Vivi. Well, namanya Karina sebenernya, tapi sekeluarga manggilnya vivi. Btw, kenapa g jadi satu2nya cewek di sini yang namanya ga sebagus mereka. I mean, elisa sama karina kan bisa di ucapin secara internasional, tapi intan? Hm, temen g yang dari prancis aja susah banget nyebut nama g. okay, balik ke topik. Vivi ni ade g yang paling tomboy. Atau g pikir begitu. Waktu masih kecil, dy jarang banget mau pake rok, dan waktu mau masuk sd, dia kepengen pake celana kayak tofan. Mungkin secara ga langsung, dia memuja si tofan, walopun mereka berantem mulu. Menurut orang2, vivi yang paling ada kemiripan tampangnya sama g, dia orangnya ga pernah serius. Sekalinya serius pasti buat ngambek. Dan kalo udah ngambek, mending kasih dia space buat sendiri dan biarin dia tidur lama. Pas bangun pasti udah baik2 aja. Ngomong2 soal tidur, dy ini kebo banget. Dy pernah tidur dari sebelum maghrib smpe jam 8 besok paginya kalo emang dy mau.  Anehnya, dia emang udah kelas 1 sma, tapi kenapa ya, g selalu anggap dia masih sd? Kayaknya dia ga pernah gede kalo buat g. yang nyebelin, paling2 dia kalo ngomong ga bisa disaring dan sedikit mirip sama elisa masalah ngeyelnya. Hm, g berencana masukkin dia audisi gadis sampul atau apa, tapi dy ga pernah mau.
Yang terakhir, Guntur, usia 9. Mama sering bilang, karena dia terakhir, guntur cuma dapet sisa2nya aja. Maksudnya? Ntah y, g merasa dia ga semirip kakak2nya. Yang jelas, guntur ni tipe orang yang cepet mati karena dia baiiiiiiiiiiiik banget dan royal sama semua orang. Hobinya ngalah, dan kalo kesel, paling2 dy cuma masuk kamar dan nangis. Sering banget sih dy nangis, hampir setiap hari malah. Kenapa lagi kalo bukan diledekin sama kakak2nya yang menurut dy pasti jelmaan iblis ini. Hehe. G, tofan sama vivi kayaknya belum puas kalo belum bikin dia nangis tiap hari. Elisa juga pernah sih, tapi kadang2 aja. Hobi guntur yang kadang rada ngeselin adalah dia suka banget nanya. Dan pertanyaannya suka ga penting. Atau lucunya, dia suka sok tahu tentang beberapa hal yang sebenarnya dia ga tau apa artinya. Contohnya waktu dy pengen banget punya ade lagi (please, kayak belum berat aja punya ade 4!), terjadilah dialog seperti ini:
Guntur: makanya ma, makan yang banyak supaya bisa hamil.
G yang kebetulan denger: emangnya supaya hamil harus makan yang banyak y tuyul?
Guntur: iya lah.
G yang jadi tertarik buat nanyain dy lebih lanjut: tante meni mkannya banyak bgt, sampe gendut, tapi dy ga hamil2 tuh.
Guntur: ya soalnya dia ga minum susu buat orang hamil itu!
G sama mama: bertatapan dalam diam.
Pernah juga waktu g baru pindah ke rumah yang di ciputat, guntur nangis2 minta pulang ke rempoa. Terus mama bilang ga bisa, rumah kita di sini. Lama2, dy ngerti dan ga nangis lagi, terus dy bilang gini, ‘besok2 kalo mau pindah rumah lagi, pindah aja, tapi rumahnya jangan di ganti. Tapi berat ya mah, bawa2 rumah kemana2?’
Hahhaaha, dy pikir kura2 apa yang rumahnya bisa dibawa kemana2?
Banyak deh yang lucu yang bisa g ceritain di sini, bsok2 deh ya. G ngantuk ni lagian. See u around!

Posted by: Intan Kartika | November 9, 2009

Here comes the food… (re-post)

I ate a lot. I told you so before.
Dan g ga pernah milih makanan, maksudnya, emang ada sih beberapa jenis makanann yang g ga suka, tapi kalo tiba waktunya makan dan cuma makanan itu yang ada di meja, g pasti akan makan semuanya tanpa ngeluh kalo makanan itu gaenak dan akhirnya ga jadi makan. Ngerti kan?
Makanan yang males g makan diantaranya telur.
Gatau kenapa, rasanya ga begitu enak menurut g, mau di dadar, atau mata sapi, apalagi telur rebus, pasti udah bisa bikin selera makan g menurun.
Kalo cuma ada telur di rumah, g lebih milih untuk di orak-arik aja. Bener d. mungkin karena putih dan kuningnya ga bisa dibedain lagi, dan bentuknya ga bundar kayak masakan dari telur biasanya. Oh, dan masak telur orak-arik ini harus pake mentega, terus biasanya g kocok sampe lamaaaaaa bgt dan berbusa. Believe me, its gonna make your egg more tender than usual.
Selain telur, g juga ga begitu suka ikan, I mean, ada juga sih yang bener2 enak, tapi secara general, g ga akan milih untuk makan di tempat makan seafood kalo emang ada pilihan lain.
Terus…berikutnya adalah buah sawo. Yes, sodara2 g pada angkat alis begitu tau g ga mau makan sawo sama sekali. Mereka bilang sawo itu enak dan manis banget. Well, ngeliat cara mereka makan sih kayaknya buah itu memang enak banget.
Tapi rasanya aneh di lidah g.
Kalo sayuran, I practically eat all of them, except, bean. Yea, right, buncis. G ga begitu suka buncis. Atau sayuran yang direbus dan dikasih kuah kacang. Ya, contohnya pecel atau gado-gado. Tapi kalo sate g suka loh. Hehe.
Terus, tadinya g juga ga suka sama kol. Terus pas g coba kol rebus yang di somay, well, the taste isn’t that bad… dan temen2 g pernah menyarankan coba makan nasi timbel pake kol goreng. Wuih, enak banget lohh.
Hm, kalau ada dari kalian yang mau ngajak g makan, dan mau liat betapa g suka banget sama makanan, ayo kita nongkrong di pizza hut, atau warung nasi goreng. Saking sukanya sama nasi goreng, g sampe bikin list warung nasi goreng yang enak selama g tinggal di bandung. Tadinya g suka banget sama nasi goreng zoe, tapi gatau deh, mungkin kokinya ganti kali y, rasanya jadi sedikit beda.
Tapi peringkat nomor satunya tetep warung nasi goreng deket tempat g. hoho. Murah meriah dan enak banget.
Ng,, selain makanan-makanan enak tadi, ada juga beberapa makanan aneh (atau ga bisa disebut makanan, tapi bisa dimakan) yang pernah masuk mulut g. salah satunya adalah ujung korek api. Iya, ujung korek api yang item itu! Sebenarnya itu salah mama sih, dia ngebiarin g main sama korek api waktu g masih berumur dua tahun supaya g ga gngguin dy masak, tapi yang ada, g malah kebangetan pinter dan memutuskan kalo ujungnya yg item itu sepertinya enak. To be honest, g masih inget sampe sekarang rasanya gimana. Klo kalian penasaran, coba aja. Harmless kok,, malah nyokap g curiga karena itu juga kulit g jadi tahan sama gigitan nyamuk. (oh! for your information, nyokap g  ngelarang g mainin korek lagi setelah g tau cara kerjanya dan ngebakar tangan g sndiri).
Hal aneh lainnya adalah, g suka banget ngemil beras (iya, yang belum jadi nasi). Itu enak loh, beneran. Selain itu, mentega juga enak dimakan begitu aja, begitu juga bawang merah mentah. Tapi bawang putih engga ya, huekk, gaenak banget. Rasanya gaenak, baunya juga ga enak.

Posted by: Intan Kartika | November 9, 2009

Superheroes (re-post)

Hey, iseng nih. Lagi bete sama elemen-elemen kejahatan perang
yang harusnya g baca, jadi g memutuskan untuk menulis blog.

Hm… lets talk about superheroes, tapi ga semua. Karena kebetulan
g suka film superheroes keluaran

Hollywood
aja. –ketauan d, kalo g

Hollywood
minded, =p-

Pertama, mari kita bahas tentang tiga tokoh terkenal, Batman,
Superman, dan Spiderman.

Jujur aja, g paling suka Batman. Kenapa? Mungkin karena dia
manusia biasa, ga berasal dari planet antah berantah atau terkena radiasi
apapun.

Batman itu berusaha melindungi kotanya, dengan segala
kekurangannya, well, mungkin rada berlebihan soal senjata yang dia pake, dan
entah kenapa g merasa dy terlalu pamerin Batmobile-nya secara berlebihan.
–namanya juga orang tajir.

Alasan lain kenapa g suka batman mungkin karena dia memakai
metafor kelelawar, which is hampir sama dengan vampire. Heheh. Mungkin
kekurangan batman yang lain adalah pasangannya yang ga sama tiap cerita. Ga
seperti superman yang punya louise lane, atau spidey dengan mary jane.

Tapi dari komik terakhir batman, g diceritain bahwa akhirnya dy
sama catwoman. Jadi ceritanya mereka falling love, tapi musuhnya bikin mereka
alergi satu sama lain, jadi batman alergi sama kucing, dan catwoman alergi sama
kelelawar. Tapi pada akhirnya bisa bersatu juga, hoho.

Batman, atau, Bruce Wayne, lebih dewasa dibanding

Clark

 

Kent
atau Peter Parker. Dia lebih calm, cool, confident, -kayak iklan deodorant-.
Dan well, dia manusia biasa, jadi ga terlalu menyiksa juga kalo suka sama dia.

Apa maksudnya menyiksa? Hmm,, mari beralih ke superman, udah tau

kan
betapa menderitanya jadi

Louise Lane

di
film superman returns? Gaenak banget falling for someone yng ga bisa jadi milik
kita karena alasan dia berasal dari dunia yang berbeda. Dan kita terpaksa hidup
sama orang lain.

Dibanding yang lain, g ngerasa Superman adalah pahlawan yang
paling melankolis, paling sedih ceritanya. Kayak… dia ga pernah minta untuk
jadi seperti ini, dan kenyataan kalau dia ga pernah akan bisa jadi cowok biasa,
bikin dia semakin tertekan.

Persis banget sama lagu Superman-it’s not easy.nya Five for
Fighting.

Semua orang kayaknya mengharapkan dia jadi manusia super yang
bisa menyelesaikan masalah apa aja dan menolong mereka kapan aja. But even
heroes have the right to bleed, right?

Duh, apa rasanya jatuh cinta sama pahlawan y? orang yang jadi
milik orang banyak, dan ga bisa terus nemenin kita.

Dan Clark

Kent
berusaha menjauhi Louise dan ngebiarin dia bahagia sama orang lain karena dia
tahu hidup Louise akan menderita kalau terus sama dia.

Tapi bisa ga sih cowok ngerti bahwa ga ada yang penting buat
cewek untuk bisa sama-sama terus sama orang yang dia sayang entah apapun
resikonya. Dan cewek yang bisa jatuh cinta sama seorang pahlawan, pasti lebih
tangguh dibanding sekedar cewek biasa.

Ya ga sih?

Kalo ga salah, itu juga yang dilakuin sama Peter Parker, g ga
pernah ngerti akhirnya dia jadi atau ga sama MJ, karena g ngerasa MJ selalu
digantungin sama dia, dan g kesel ngeliat dia masih aja nungguin peter.

Mungkin dibanding Batman atau Superman, Spidey yang paling
mendekati tipe the guy next door, dan mungkin ini yang bikin dia lebih disukain
dibanding Batman atau Superman, lebih keren aja. Mulai dari kostum sampe
ceritanya yang lebih make sense.

Tapi kalau dipikir soal real-nya, kayaknya Batman yang paling
real d, bukannya dia yang lebih manusiawi ya… secara dia manusia banget yang
bisa luka, bukan berarti Spidey atau Superman ga bisa luka ya, tapi tetap aja,
Batman yang manusia biasa kayak kita, bukan manusia super seperti dua pahlawan lainnya.

Jadi inget Xmen d. kalo udah ngomongin sesuatu, selalu kepikiran
buat ngomongin yang lain ya? Hm, di Xmen, g paling suka Storm. Karena dia
sangat2 keren kalo lagi ngeluarin kekuatannya. Haha, alesan yang klise banget
ya?

Dan g paling ga suka sama Jean Grey, I have no idea why. Ga suka
aja pokoknya.

Kalo dikasih kesempatan untuk punya kekuatan super, kayaknya g
lebih milih untuk bisa menghilang d. bisa kemana aja tanpa ada orang yang tau
tentang kita. Tapi sedikit pengecut sih…

Well, sebenarnya g lebih suka jadi pahlawan tanpa punya kekuatan
super, maksudnya, bisa jadi pahlawan dengan kekuatan asli kita sendiri.

Misalnya bisa bela diri, atau diplomasi. Hehe.

Sekian dulu d tentang superheroes kali ini. Lain kli disambung
lagi dengan topik lain d.

Ciao!

Posted by: Intan Kartika | November 9, 2009

Silly Questions (Re-post from starla-sky)

Nih, ada beberapa
daftar pertanyaan konyol yang pernah ditanyain temen2 ke g, ga penting sih,
cuma buat lucu2an aja. Dan siapa tau kalian bisa ikut mikirin jawabannya juga.
Hehe

 

Q: misalkan lo ga bisa
nikah sama orang yg lo sayang, lo harus nikah sama orang lain, lo akan ngasih
keperawanan lo ke syp? Suami lo, atau orang yang lo sayang?

A: sulit, logikanya,
pst harus ngasih ke suami lah. Tapi ngebayangin ngelakuin itu pertama kali sama
orang yang ga lo sayang… Euh. Ga banget d. hm… bingung, g masih harus berpikir
lebih keras untuk bisa jawab pertanyaan ini. Ya, g usahain supaya nikah sama
orang yg g sayang lah.

 

Q: bagaimana kalo cowok
yang lo suka beda agama? Dan ternyata dia juga suka sama lo, lo akan lanjut
terus atau ga?

A: iya. Bukannya
nyepelein agama yaa, tapi hal kayak gini emang ga pernah jadi masalah buat g
dari dulu. Agama kan hak asasi setiap orang, dan pada dasarnya g percaya semua
agama itu baik. Lagipula, kalau untuk hal yang paling penting dan mendasar aja,
kita sebagai pasangan udah bisa kompromi, apalagi untuk hal-hal remeh lainnya,
ya ga sih?

 

Q: pendapat lo tentang
homoseksual gimana, lo setuju ga sama mereka?

A: lebih tepatnya, g ga
peduli. Ya, itu kan masalah mereka, hak mereka juga mau suka sama apapun,
selama mereka ga mengganggu g, dan menghormati privasi g sebagai seorang
heteroseksual, pastinya. Hehe.

 

Q: mendingan selingkuh
atau diselingkuhin?

A: ya ga dua2nya lah!
Ga ada pilihan pokoknya. Ng, jadi selingkuhan aja, gimana? Kayaknya lebih seru
d, dan ga begitu nyesek juga, secara kita udah tau posisi kita. Yang penting
kita tau gimana caranya supaya ga jatuh head over heels sama orang yang cuma
jadiin kita orang kedua.

 

Q: ‘I love you because
I need you’ atau ‘I need you because I love you’?

A: I need you because I
love you. Because, yah, because I love, nothing else.

 

Q: Angel or demon?

A: pertanyaan apaan
tuh? Okay, kalo dihubungkan sama dunia g nanti, dunia hukum, g lebih milih jadi
demon. Karena paling ga, g ga munafik. Jadi angel di dunia hukum itu bulshit,
karena mereka sebenarnya juga demon yang terpaksa jadi angel. Berusaha nampilin
yang terbaik. Jarang banget d, ada angel beneran di dunia itu.

Makanya g lebih suka
lawyer daripada hakim atau jaksa.

 

Q: kalo lo suka sama co
temen lo sendiri gimana?

A: ga mungkin. Sebisa
mungkin g akan menghindari kemungkinan itu. Kalopun kejadian, ya g akan
berusaha ngelupain perasaan g. kecuali kalo dy bukan cowok temen g, maksud g,
klo g sama temen g sama2 suka orang yg sama, yah… g ga akan nyerah gtu aja.
Tergantung cowoknya juga ngerespon siapa. Kalo dy sukanya sama temen g, ya, g
akan ngalah, tapi kalau dia sukanya sama g, ya temen g harus ngalah. =]

 

Q: mi goreng atau
rebus?

A: tergantung mood,
akhir2 ini g lagi suka mi goreng tapi.

 

Q: kalo bisa balik ke
SD, SMP, atau SMA, mau balik ke yang mana, dan kenapa?

A: SMP. Pengen
ngerasain jadi shining star sekali lagi. hehe. Dan ada kejadian yang pengen g
ubah waktu g SMP. I’m not telling u, tapi pokoknya ada.

 

Q: pertama kali jadian
kapan?

A: pertanyaan basi bgt
ya? Hm… kalo cuma sekedar status aja sih, dari kelas 1 SMP juga udah jadian.
Hehehe. Tapi kalo yg bener2, ng… kelas 1 SMA.

 

Q: kalo first kiss?

A: bisa ga jawab ga?
Lagian, definisi 1st kiss tu yang kayak gimana sih?

 

Q: pendapat lo tentang
single parent perempuan?

A: setuju aja,
perempuan emang lebih bisa ngelakuin segala sesuatunya dengan lebih baik
daripada laki-laki. Sorry to say, guys…

 

Q: untuk cowok bule, lo
lebih suka cowok mana?

A: inggris. Tapi lebih
suka lagi kalau cowok inggris yang tinggal di amerika. Kayak orlando bloom atau
jude law. =p lebih cowok aja, kayaknya.

 

Q: Jakarta atau
bandung?

A: Jakarta. Definitely.

Posted by: Intan Kartika | March 5, 2009

Confession of A So-called Adult DramaQueen =]

bukan confession yang gimana2, g cuma pengen daftar semua hal yang pernah g capai dalam hidup g. yang g anggap prestasi lah, dan yang g anggap dosa besar juga. hehe

1. when i was 3 years old, i managed to memorize all Chairil Anwar poems my mom taught me. mama cerita dulu g sering dipamer2in ke tamu2 yang dateng ke rumah waktu umur g 3 tahun, buat hiburan gratis, katanya. sial.

2. g bisa baca sebelum g masuk TK. dan g masuk TK sebelum g 4 tahun. hoho. entah kenapa g suka takjub sama fakta tentang g yang ini, karena yg g liat, anak2 kecil di keluarga besar g rata2 pada susaaaaahh banget disuruh belajar baca.

3. g bisa nulis sebelum g bisa baca. jadi g kenal huruf2 dan suka g rangkai2 sendiri. kata2 pertama yang g tulis kata nyokap g adalah waktu g umur 3 tahun, pake pulpen pilot item, di pinggiran koran Pos Kota, tulisannya ‘OTON’. dan fyi, Oton itu nama Nenek Buyut g. (jangan bilang g lagi kerasukan roh dia, please deh)

4. pertama kali g tampar cowok adalah waktu g kelas 3 SD. kesalahan tu cowok apa, g juga lupa. yang g inget, namanya Yudo, dan dia bikin g kesel setengah mati waktu itu. tapi kesel kenapa yaa??

5. g bisa naik sepeda waktu g kelas 4. sejak itu sampe kelas 6, g selalu ke sekolah naik sepeda. tapi ga pernah lagi sejak g tabrakan sama motor. g ga kenapa2, tapi tofan yang kenapa2. sejak saat itu g ga mau lagi naik sepeda. terus g pernah tabrakan sama tembok waktu naik motor. temboknya sampe bolong, untung g cuma lecet2 aja. sejak saat itu g akhirnya sadar g ga bisa bawa kendaraan. =(

6. g sadar g menderita klaustrofobia waktu g mencoba naik lift pertama kalinya. (1 SMP) keluar keringet dingin dan rasanya ga bisa napas. pengen teriak sekenceng2nya supaya pintu lift cepet kebuka aja. lama2 g berhasil ngatasinnya ko.

7. prestasi akademik g di sekolah selalu bagus. dari kelas 1 sampe kelas 6 SD, g selalu juara kelas. SMP juga juara kelas. (sampe2 g terkenal di kalangan guru dan dicalonin jadi Ketua OSIS. tapi ga boleh sama Papa.). pas SMA, g berhasil dapet NEM bagus dan masuk ke SMA yang juga bagus. (hehe), nah, di sini g mulai kendor dan ga menonjol banget di bidang akademis. g cuma pernah masuk 10 besar dan PMDK.

8. keterima SPMB. menurut g SPMB lebih membanggakan dibandingkan keterima UM atau swasta bergengsi. oke, sebagian orang beranggapan its just damn luck. well, berarti g termasuk ke dalam golongan orang2 yang paling beruntung dong? =] apalagi waktu itu g sama sekali ga nyiapin cadangan tes masuk lain. hehe

9. udah banyak banget short stories dan novel yang g bikin. tapi terlalu malu untuk g kirim.

10. g ga pernah ikut les bahasa inggris sama sekali. jadi maafkan kesalahan grammar dan tenses g yaa.

11. surat cinta yang pertama kali g terima waktu kelas 4 SD. pertama kali itu juga g mulai naksir cowok. ahhaahaha.

12. jadian g yang pertama kali (yang g anggap pacaran beneran) waktu kelas 1 SMA. sebelumnya, g juga pernah jadian waktu kelas 1SMP, tapi cuma gitu2 aja. cinta monyet.

13. pertama kali g patah hati bukan pas g putus sama pacar g yang di SMA itu, tapi sama cowok yang g pacarin waktu g baru lulus SMA. mungkin karena g yang diputusin kali ya? kan sebelum2nya selalu g yang mutusin. =]

14. persahabatan yang g anggap bener2 sahabat itu sama temen2 SMA g. Bhuon, Anggi, Prama. the Fg. halah.

15. g pernah ikut lomba cerdas cermat, pidato bahasa inggris, newsreading, dan ga pernah menang. (selalu hampir menang) kenapa ya?

16. berhasil masuk dan bertahan di program kekhususan Hukum Internasional FH Unpad (yang katanya paling bagus di Indonesia untuk ukuran PTN). entah kenapa, g anggap itu bentuk prestasi. mungkin karena ada banyak temen yang pindah jurusan karena merasa PK HI terlalu berat. emang g pernah ngerasa berat sih, tapi toh, g tetep di sini. =)

17. menjadi anggota tim yang berhasil meraih juara I di moot court competition FH Unpad. g jadi analyst dan memorial yang kita bikin jadi the Best lohh!! hehe.

18. jadi 1st oralist ICRC Moot di Jakarta ngewakilin Unpad. =)) dan dapet second best oralist. (hampir aja ke HongKong huhuhuhu)

19. penderita mennorhagia (apa mennoraghia ya nulisnya? lupa). (google aja klo gatau)

20. g pernah selingkuh, dan jadi selingkuhan seseorang. (dan g ga bangga akan hal ini, g tulis di sini karena lagi pengakuan ajah. namanya juga confession). oh, dan tolong jangan langsung ngejudge g yang jelek2 kalo gatau gimana cerita sebenernya. just zip ur mouth.

21. kehilangan salah satu orang yang g anggap sahabat (bahkan saudara perempuan) g. g gatau salah g apa. tapi sejak dia bilang ‘g masih mau temenan sama lo, tapi ga bisa kayak dulu’ g udah males banget nanya dia lagi. karena seorang sahabat menurut g ga perlu alasan untuk nerima sahabatnya. mereka akan nerima seperti apapun kondisinya.

22. setelah g pikirin, g seriiiiing banget have a crush sama cowok dan g pikir itu love. setelah direnungkan lagi… baru 1 cowok yang pernah bikin g jatuh cinta (huekk) dan bikin g mau ngelakuin apapun buat dia.

23. g pernah bantu seseorang bikin lirik lagu. lumayan kan?

24. hmm, i have a tendency to memorize number than alphabet. jadi kalo ada yang nyebutin sederet angka di depan g (ga sampe bermilyar2 ya digitnya) atau lagi ngetik nomor hp, biasanya g pasti akan inget terus. susah lupanya. hal ini ga berlaku buat nomor yang emang dari sononya udah ketulis ya. ngerti kan perbedaannya?

itu ajalah dulu. ini cuma break dari kesibukan revisian t.a kok. hehe.
until next time. =]

Posted by: Intan Kartika | February 16, 2009

another happy ending?

keputusan untuk meninjau ulang semua yang g jalanin dalam hidup bukan baru kali ini g lakuin.
g pernah ngambil jalan yang salah, dan ngerasa ga akan pernah bisa lepas dari itu.
tapi g ga menyesal, karena, well, jalan yang salah itu ngasih g pembelajaran dan sedikit kesenangan juga.
pagi ini g bangun dengan perasaan kosong, dan g bertanya2 sendiri kenapa perasaan kosong itu bisa muncul begitu aja.
terus tiba2 g inget kalo udah waktunya g melanjutkan hidup dan pergi dari jalan yang salah itu.
yang bikin g heran adalah, kalo jalan itu salah, kenapa rasanya se sedih ini ya?
g ga bisa cerita semuanya dengan lengkap di sini, karena g harus memperhatikan perasaan orang lain juga.
orang lain di sini adalah orang yang g pikir sayang banget sama g, dan g juga berharap sepenuh hati supaya bisa sesayang itu sama dia. =]
g jadi inget kisah Romeo dan Juliet. g ngebayangin apa yang akan terjadi seandainya Juliet ngasih kesempatan sama Paris untuk bikin dia bahagia? aneh ya. g ngebayangin apa yang terjadi sama tokoh lain yang berharap bisa berpasangan sama tokoh utama dalam cerita. apa mereka juga bisa punya akhir yng bahagia?
akhir2 ini g merasa ga pantes dapetin akhir yang bahagia. bahkan berharap aja g udah ga semangat lagi.
mungkin semangat g sekarang mirip sama pecandu heroin yang sadar kalo kecanduan ini ga baik walaupun rasanya menyenangkan banget…
g juga mikir kenapa semuanya harus serumit ini ya…
makanya g mutusin untuk dibikin gampang aja.
selama ini g emang bilang ‘g kuat ko, g bisa hidup tanpa dia, g bisa tahan tanpa sms atau telponnya setiap hari’ tapi kenyataan yang sebenarnya adalah g terus berharap. g terus ngebayangin masa depan g dengan dia. dan kepengen banget itu nyata.
seharusnya g ikhlas dan ngebiarin segala sesuatu berjalan dengan semestinya, gausah maksa.
g gamau kayak gini lagi. g ga akan diem2 berharap dia akan milih g. karena itu sangat menyedihkan…
g akan ngelupain dia dan beranggapan kalo dia udah mati. mungkin itu yang paling baik untuk saat ini.
sampe nanti…kalo rasa nyesek di hati g ini bisa ilang dan g bisa anggap dia cuma sekedar orang biasa.
dan g akan berusaha sekuat mungkin untuk ga nulis lagi apapun tentang dia.
so goodbye now, wherever u are…

WHAT U MEAN TO ME

remember the day when we lay on the valley
i wonder why the clouds looked shiny
and then i saw u, laying there beside me
u looked more beautiful than the clouds
or even the sun

and i begin to wonder
why does this heart beat work faster than it should?

shinier than the stars, deeper than the sea
stronger than the mountain, brighter than the sky
u’re the reason why i’m here
the ground that let me stood still
i realise now, love, what u mean to me

u looked at my eyes and suddenly i can see
i know you are feeling the same way
u held my hand, laid ur kiss upon my lips
we know that it’s time we say goodbye

and i begin to wonder
how does it feel like to have u in my life?

shinier than the stars, deeper than the sea
stronger than the mountain, brighter than the sky
u’re the reason why i breathe
the one i wish to hold near
u know i can’t deny, what u mean to me…

Posted by: Intan Kartika | February 16, 2009

cuma pengen meluruskan satu hal…

soal masalah hari valentine dan kenapa tabu buat kita2 yang muslim buat ngerayainnya.
entah kenapa gatel aja g pengen berkomentar soal ini.
mungkin lebih ke fakta kalo hari valentine adalah hari raya non muslim kali ya. jadi kita takut dosa atau apa.
g heran kenapa hari valentine ini ga dijadiin hari universal aja kayak hari bumi atau semacamnya.
karena menurut g simbolisasi itu penting dan bikin orang supaya ga lupa sama alasan kita ada di dunia ini ga ada salahnya kan??
sama aja kayak kita punya 1 hari khusus untuk merayakan betapa kita menyayangi ibu kita, atau ayah kita. padahal bisa aja kan kita menunjukkan rasa sayang kita ke orang tua setiap hari?
ngerti ga maksud g? jadi kayaknya ga ada salahnya merayakan 1 hari khusus untuk mengingatkan kita bahwa ada kekuatan yang jadi sumber segalanya di dunia ini. love. right. -rolled my eyes.
ga perlu dipikir asal usul hari valentine ini apa, terus kalo kita ngasih cokelat atau bunga ke orang yang kita sayang di hari itu berarti kita dosa.
bukan apa-apa, masalahnya ga masuk akal aja di g.

Posted by: Intan Kartika | January 19, 2009

10 random facts about me

g disuruh sama bhon (ga tepat juga sih disuruh), untuk bikin postingan tentang 10 random facts about me dan men-tag 10 blogger lain sebagai gantinya. g ga kenal blogger lain sampe 10 ya, secara g cuma nulis blog untuk diri snediri g doang. but anyway, here it is:
10 random facts about me

1. I can’t spell ‘R’
dengan kata lain, g ini cadel. entah kenapa, banyak orang beranggapan kalo cadel berarti bahasa inggrisnya jago. mungkin karena pronounciationnya lebih ‘pas’ aja kali ya? yang bikin g kesel, d inggris sono, pasti sebutan cadel ga berlaku buat g (karena sebagian besar orang akan spell ‘R’ seperti g), dan menurut g ga tepat juga. g bisa bahasa inggris, tapi bukan karena g cadel, melainkan karena g suka banget. dan pendapat g sih, g ga cadel, g cuma bilang R dengan cara g sendiri, dan cuma g yang bisa bilang R kayak gtu. hehe. tapi cadel g ga gtu kedengeran juga ko. iya kan? iya dong.

2. i extremely quiet and introvert
especially in new environment. kalo g ketemu orang2 baru, suasana baru. sangat bertentangan sama g yang biasanya bawel kalo udah deket sama orang dan cerita macem2. tapi quiet yang g maksud disini bukan pemalu dan penakut ya, ga ada masalah buat g ngomong di depan banyak orang kalo g emang harus, walopun diem, tapi diemnya g itu ‘stand out’ ngerti ga? ngerti ajalah. tanya aja k g ntar klo ga ngerti. jadi g salut sama orang2 yang bisa deket sama g sejak awal ketemu. (salah satu contohnya adalah bhuon yang sok banget duduk di samping g pas hari pertama masuk SMA. maksud g sok adalah, dari awal dia muncul di pintu kelas, dia udah ngeliat ke arah g dan ngeliat g dengan tatapan “lo temen sebangku g” ngerti ga? hahaha).
dan g sangat2 tertutup. bahkan sahabat terdekat g belum tentu tahu semuuuuaaaaaa hal tentang g. i got to have a secret, u know, or else, i’ll feel insecure. entah kenapa g masi belum bisa ngobatin penyakit g yang ini. ditambah g pinter memanipulasi keadaan. maksutnya, g bisa bikin orang mikir ‘oh, intan tu kayak gini ya’ padahal yang sebenernya adalah kebalikannya.

3. ga bisa berhenti ‘humming’
bukan sengaja nyanyi loh. tapi g ngrasa kapanpun dan dimanapun, secara ga sadar g selalu nyanyiin sesuatu, atau kata lainnya, bersenandung. yang kasian pastinya yang ada di dekat g lah. biasanya ada aja temen yang bilang ‘lo nyanyi ya tan?’ (biasanya diterusin dengan ‘kirain kentut’) atau ‘lagu apa deh yang lo nyanyiin tadi?’ padahal g sendiri ga sadar kalo g lagi nyanyi. yang bikin malu paling2 kalo kebetulan g lagi di kelas atau d angkot dan kebiasaan ‘humming’ g kumat. di kelas masih mending lah ya, rame, ga gtu kedengeran, paling2 g sendiri atau temen di deket g yang kaget (iya g kdg suka kaget sendiri sama kebiasaan g ini). yang parah klo d angkot pas lagi penuh, diliatin orang satu angkot lah g. =”(

4. cengeng
ampun deh cengengnya. apa aja g tangisin. mulai dari yang paling wajar kayak pas lagi patah hati, pas kerabat g ada yang meninggal, pas ngeliat nenek2 tua di pinggir jalan lagi ngemis (mulai ga wajar ya yang ini), sampe ke hal konyol kayak denger lagu sedih dan nonton film sedih.
g bahkan pernah ngeluarin air mata ga penting waktu shane married. padahal dia kenal g aja engga. terus g sering banget nangis kalo sahabat g lagi curhat dan mereka nangis. wuih, langsung deh air mata g jatuh pas ngeliat mereka nangis. g inget, pas nyokap temen g meninggal d smp, dan dia ga nangis sama sekali, g malah meluk dia dan nangis sesenggukan. aneh banget ga sih?
setelah g pikir2, kayaknya kalo g akting, adegan paling gampang buat g itu pasti adegan nangis. karena, yah, nangis itu gampang banget buat g.
tapi kalo g udah nangis yang ‘diem’ (ga pake sesenggukan, dan cuma air matanya aja yang turun ga berhenti). itu berarti masalah g serius dan mendingan lo kasi g space buat sendirian sebentar. don’t worry, g pulih dengan sangat cepet juga ko.

5. ga bisa ‘biasa’ aja kalo suka sesuatu
g sadar, ga ada sesuatu yang kadarnya biasa aja buat g. entah g akan suka banget2, atau g akan ga suka bgt2. g ga pernah bisa ‘biasa’ aja sama sesuatu.
itu berarti g berpotensi jadi fanatik. bener banget sih. kalo g suka sama sesuatu atau seseorang, g akan sangat2 tertarik untuk tahu lebih jauh tentang mereka. g akan gali sampe sedalem2nya. hehe. freak abis deh. beberapa contohnya adalah kecintaan g sama LOTR, twilight, Gossip Girl…
tanyain g apapun tentang itu, pasti g bisa jawabnya. hoho. hal ini juga berlaku buat orang yg g suka. siap2 aja menerima 1001 pertanyaan dari iNtan! hiyyaa…

6. sangat cuek
g cuek sama apapun. apalagi sama omongan orang. mana g peduli orang mau ngomong apa tentang g?
anykind of gossip g terima2 aja deh. toh mereka ga ngerasain gimana rasanya hidup jadi g. makanya g santai2 aja nulis apapun d blog ini. karena pada dasarnya g percaya kalian tipe orang yang ngurus urusan masing2 kan? kecuali kalau g rasa gosipnya udah terlalu berlebihan, kalo yang ini sih, g akan tantangin beneran. duel satu lawan satu klo perlu. -preman abis.
cuek ini juga berlaku sama gaya g berpakaian dan berteman.
kalo menurut g wajar pake baju kayak gtu, ya g akan pake, ga peduli orang bilang kependekanlah, kegedeanlah, ga panteslah. yeah right, when i said ‘this look good on me’ then it is! =p
terus kalo g udah nyambung sama seseorang, mau orang ngomong apapun tentang temen g itu, ga akan g anggap.
g termasuk orang yang sangat loyal. bisa dibilang, musuh temen g adalah musuh g juga. emang ga begitu rasional sih, tapi entah kenapa menurut g klo ada yang nyakitin temen g, berarti dia nyakitin g juga.

7. it’s harder for me to deal with my bestfriend’s other bestfriends than my bestfriend’s boyfriend.
bingung ga bacanya? hehe. g sengaja nulisnya supaya lo baca penjelasan dibawahnya. jadi gini, g lebih susah nerima kenyataan sahabat g punya sahabat lain, dibandingkan dengan sahabat g punya pacar. karena biasanya g bisa berinteraksi dengan labih baik sma cowok sahabat g dibanding sama temen-temen sahabat g. emang sih, g lebih posesif sama sahabat dibanding sama pacar (maaf ya sayang, hehe). terus ada lagi nih, emang ga nyambung sih, tapi g pengen kalian tau aja klo g setuju banget sama omongan Blair ke Serena yang ini “when u got a boyfriend, u become the bestfriend. and the bestfriend become the second bestfriend. that’s just how it has to be if it’s ever gonna work”.

the-fg2


8. g punya banyak adek yang ga ada mirip2nya sma sekali sama g. hehe.
el2, tofan, vivi, sama tuyul. well, nama mereka bukan itu si, itu cuma nama panggilan g ke mereka. entah kenapa, g bangga punya ade2 kayak mereka dan g sayaaaang banget sama ade2 g ini lebih dari apapun di dunia. i dunno what would happen to me if something bad happened to them. ugh, jangan sampe deh. dan sekali lagi g bilang sama pembaca blog g (yang kenal sama ade g) untuk ga bilangin kalo g nulis kayak gini tentang mereka. ini semua tentang harga diri anak pertama dong. hehehe.

tuyul-vivi-gue-tofan-el2

9. i’m a bookfreak
astaga. ga perlu dijelasin lagi deh yang ini. i can’t live without reading books. dan ini ga berlebihan, ini kenyataan. =) mungkin karena ini ya g jadi suka nulis juga.
g punya kebiasaan aneh kalo baca. yah, temen2 g pasti ngerti lah apa yang g maksud. terus g biasanya mencermati apa yang g baca, jadi g ga langsung lupa, tapi bisa ceritain lagi. mungkin ini karena g seneng banget baca buku, terus maksa vivi dan tuyul untuk dengerin cerita g tentang buku yang barusan g baca. hoho. ada satu buku judulnya Katy, g lupa siapa penulisnya, dulu g punya dan udah lusuh banget karena g baca berulang2, dan akhirnya karena mama ga tahan ngeliat g autis karena buku itu, dia rampas dan dia loakin. ='( dan sampe sekarang g belum bisa nemuin buku yang sama. apa karena ga diterbitin lagi ya? -sigh. padahal bagus banget. klo ada yang punya atau pernah lihat kasitau g ya…ceritanya tentang anak namanya Katy yang diktator abis dan punya saudara banyaaaak banget. terus suatu kecelakaan bikin dia sadar gtu kalo selama ini dia jahat ke saudara-saudaranya.

10. g ga bisa ngelakuin hal yang ‘cewek’ banget -blushing.
sebagai cewek, pasti ada beberapa hal feminin yang kesannya wajar kalo kita lakuin. dan anehnya, g ga terbiasa sama beberapa hal khas cewek ini. first, g ga bisa dandan. buat g, dandan adalah pake bedak, eyeliner dan lipstick, dan tentu aja hasilnya juga biasa banget. terus, walopun g suka ngeliatnya, tapi g ga bisa pake high heels. entah ya, pake yang 3cm aja g kesandung2 melulu, jangankan 3cm deh, yang flat aja jalan g masih ga beres. haha. i’m sooooo clumsy. g udah cerita belum sih g pernah jalan dan tiba2 aja jatuh? di depan banyak orang dan lantainya rata banget. tau2 aja g jatuh gtu. so weird. kayaknya gra2 sepatu g solnya licin deh. terus g ga bisa masak. yah, kalo simpel sih bisa. tapi ada aja hasilnya yang ga begitu memuaskan dan kadang jadi bahan ketawaan orang2 di rumah. g lebih suka masak dessert dibandigin ‘real food’ ngerti kan? kayak kue2, muffin, cokelat, dan sebagainya. yea, g bukan cewek perfect. but that’s who i am. =)

udah 10 ya? ga nyadar. hehe.
kalo masih pengen tau lebih jauh, tanya g ajalah ya.

Older Posts »

Categories